Monday, December 17, 2012
#179 Kimi ni Todoke
akhirnya saya dapat kesempatan untuk
Kalau mau baca global post dan sinopsisnya bisa dibaca di sini ya. I'll jump on my own review.
Sejujurnya, hal pertama yang saya pikirkan ketika nonton film ini adalah......... I've been so long lost from J-dorama, J-movie and all stufss related to Japanese.
Padahal dulu saya bisa dibilang ngikutin Jpop kurang lebih sama kayak saya sekarang ngikutin Kpop. Dan saya juga masih lebih suka J-dorama, J-movie dan segala sesuatu berbau sinematografi yang lebih related sama Jepang; even ketika saya udah nempel sama Kpop menurut saya tetep aja sih J-dorama dan J-movie selalu memberikan hal yang lebih buat saya pribadi.
Back to the movie.
Saya hampir gila karena lihat Miura Haruma lagi. Udah cukup saya mabok lihat dia di Koizora dan Bloody Monday, Juga Gokusen 3
Waktu saya belum nonton film ini, Arina pernah sampai ngomen, "Kalau udah nonton pasti jadi pengen punya pacar." sebenernya saya lumayan anti ngomong hal beginian TAPI MEMANG BEGITU KENYATAANNYA SETELAH SAYA NONTON.
Bayangkan aja, Miura Haruma, jadi cowok yang senang observasi orang lain, murah senyum, sangat netral dan pokoknya mulus tanpa cela (kebalikannya Koizora banget lah =)) )
Saya kesal, dan bingung sendiri.
Filmnya tuh sederhana banget, tapi ngebawa suasana jadi bahagia gak nanggung.
Maksudku, semuanya kerasa kayak kita lagi bikin film soal kenyataan hidup kita sendiri. Simpel, sangat ringan tapi bermakna juga. Sepanjang nonton saya cuma bisa doki-doki saking stresnya, sekaligus mesem-mesem gila karena beberapa scene yang bikin saya gereget.
Oh iya, saya ditagih satu hal sama si unnie glasnostra.
Scene favorit saya: waktu Kazehaya narik tangannya Kuronuma dari bincang-bincang dia sama Sanada, itu waktu di take tangan mereka berkait, terus jalan enak banget itu bikin saya......................gemas.
Sebenernya ga ada alasan kenapa saya paling demen scene yang itu, cuma yang itu bikin hati jadi hangat aja, gak ngerti lagi-----Kazehaya kelakuannya selalu bikin hati jadi hangat.
Balik lagi ke J-dorama/J-movie case, ada suatu hal yang kontras dan membuat saya tetep lebih suka J-dorama/J-Movie daripada K-drama dan K-movie. Kesederhanaannya. Saya gak ngerti darimana mereka dapat point yang sederhana tapi fundamental itu; tapi kesederhanaan dalam J-drama/J-movie selalu membuat hati lebih meresap ke dalam plot, dan lebih dapat maknanya. Not to mention K-drama yang sekarang lebih banyak umbar sensasi lewat budget besar2an dalam bikin drama, setting yang dipakai yang bermacam-macam....entah kenapa itu semua semakin gak mempengaruhi saya untuk lebih milih J-dorama/J-movie. Saya udah terlalu nempel sama yang ini. Kesederhanaannya, Plotnya, semuanya khas.
damn, you, Miura Haruma. You corrupt my mind like smoke corrupts smokers' lungs.
Saya curhat banget ini...............................tapi saya pengen punya pacar kayak Kazehaya. #T________T
haha, tunggu review saya soal Kimi ni Todoke yang versi Anime, ya.



0 Comments:
Post a Comment