Thursday, December 27, 2012

#181 [review] The Trilogy of The Hunger Games by Suzanne Collins


I'm back guys, dengan sebuah review lebih tepatnya curhatan soal buku-buku yang saya lahap selama liburan minggu tenang sebelum UAS minggu depan. Kali ini saya kebagian melahap trilogi The Hunger Games karya Suzanne Collins, yang bahkan sudah dibuat film pertamanya. saya telat banget memang, tapi saya merasa menang krn pada akhirnya saya mendahului orang-orang yang baru nonton film dan belom baca tiga bukunya :p
Anyway, review ini cuma dari satu sudut pandang aja ya, jadi sangat subjektif--lebih banyak pendapatku pribadi sebenarnya :D

Sebagai pengakuan saja,saya juga nonton filmnya pas saya udah baca 1/3 buku pertamanya, kok. Jadi memang overall, saya memang telat dan lemot. Susah terstimulus akan film dan buku bagus kecuali disodorin langsung. LOL.

1. The Hunger Games
Kalau kamu pertama baca buku ini, dalam otak kalian adalah buku ini bawaannya cukup berat, lumayan banyak istilah-istilah dan orang-orang yang harus dihapal dan plot yang gak terduga. I mean, pasti saya udah ngeduga kalau si pemeran utamanya bakal lolos hunger games, tapi plot yang membawanya lolos gak terduga dan kalian bakal manggut-manggut karena bakal ada detil-detil kecil yang jadi pengaruh besar di buku dua dan buku tiga.

Saya suka banget karakter Katniss Everdeen, dia di sini sangat menggambarkan karakter dari Distrik 12; kuat namun rapuh. Bertahan dalam penderitaan dan bisa membayar kehidupan bahkan dengan nyawa. Saya juga suka karakter dia yang enggak menye-menye, sangat bergantung dari akal dan logika. Ya gimana enggak, di saat hidup di tempat macam distrik miskin yang bahkan makan aja susah, apalagi setiap tahun harus berdoa mati-matian supaya nggak ikut Hunger Games, dia gak punya pilihan lain selain menggantungkan diri untuk hidup, menjaga keluarga, dan bertaruh dengan nasib demi kehidupan.

Di buku pertama, impresi saya paling bagus jatuh untuk Gale. Yang saya tangkep dari tokoh dia itu, dia nyimpen cinta buat Katniss tapi dia tahu Katniss gak bisa berpikir banyak soal cinta. Dia juga paling menentang Capitol dan sering ngajak Katniss pergi jauh-jauh dari Distrik 12.

Peeta sendiri menurut saya sangat Peeta. (kalau dihubungkan antara Peeta versi film dan Peeta di buku) penggambaran fisik dan sikapnya sangatlah peeta. Tapi di buku satu ini saya masih ngelihat Peeta yang oversweet dan sangat masuk akal kalau Katniss masih agak denial soal perasaannya.


2. Catching Fire
Buku kedua ini bener-bener buku yang 'menyulut'. Di buku ini semua penderitaan mulai kelihatan ekornya. Banyak tokoh yang tak terduga bakal mati, mengoyak-ngoyak perasaan lebih dalam dari buku pertama. Haymitch banyak mengambil peran sangat krusial di buku ini, dan banyak kata-kata yang harus diingat oleh kita untuk clue di scene-scene berikut. Kata-kata favorit saya di buku kedua,

"Katniss, Ingat siapa musuhmu."

Itu cukup mengembalikan pikiran saya ke plot awal dan tujuan awal Katniss untuk menghancurkan Capitol. Di sini juga banyak scene yang sangat menggambarkan kalau Katniss memang sudah jatuh cinta sama Peeta, tapi hatinya galau karena masih kepikiran Gale. Puncaknya makin mengerucut waktu Peeta ditangkap terus dijadiin tawanan while Katniss diamanin di Distrik 13. Endingnya udah kacau banget, dan kalau di kasus saya, gak kuat marathon ke buku ketiga. Di buku kedua ini Peetanya lebih kelihatan cinta banget sama Katniss :"

3. Mockingjay
Di buku ketiga ini saya jelas kuat gak kuat bacanya, banyak banget penyakit2 psikologis yang muncul semacam trauma perang, gila karena melihat orang lain menderita, dll. Tapi di buku ini saya bisa nebak langsung kalau Katniss bakalan berakhir sama Peeta. Dan akhirnya saya melihat sisi buruk Gale di buku ketiga. Dia sangat 'api'. Dan itu yang bisa membedakan cintanya Katniss ke dia dan ke Peeta. Well nice!

kata2 terakhir di buku yang saya suka,

"Dan ketika itulah aku menyadari bahwa yang kubutuhkan untuk bertahan hidup bukan api, api yang berkobar dari Gale, tapi Dandelion kuning dari peeta yang melambangkan kelahiran kembali, bukan kehancuran."


WELL WELL WELL buku ini berhasil menyulap saya dari yang ngeship Gale x Katniss habis-habisan menjadi orang yg ngeship Peeta x Katniss. Saya gak ngerti gimana caranya tapi saya suka, feels dalam buku yang bikin pola pikir saya berubah, terutama soal pairing memairing.

Sekarang saya lagi mikir ternyata Mockingjay dibuat dua tahun lagi. Apalagi katanya akan dipecah jadi 2 part juga. Dan semua film fantasi berlomba2 membuat film dari buku terakhir menjadi detil dengan membuatnya menjadi dua part. Anyway, can't wait!


Posted by Taree @ 3:17 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here