Saturday, December 6, 2014
#281 9 adorable male characters from movies I've watched this year
so according to this post I should at least write five more posts to complete December project to remind me things I've done this year; and I know the first number is the easiset thing to do. SO.Awalnya bingung mau full 3d male characters atau dicampur animasi juga boleh
1. Will Doner from Waiting For Forever (2011)
Kalau mau tahu nama aslinya, it is Tom Sturridge. Film ini tuh udah direkomendasiin lama banget sama teman, kayaknya dari saya lulus SMA deh... (....) tapi baru beneran saya tonton awal 2014 ini karena satu dan lain hal; and the result: kampret. Filmnya bagus dan saya nyesel baru nonton tahun ini ketika orang mungkin udah misuh di tahun rilisnya. Ya udah, gak papa.
Will Doner ini sosok yang hardworking banget di filmnya. Kind of childish but he stands fully in his faith. Stubborn and undeniably annoying for some times, tapi dia adalah karakter yang bikin saya gemas selama nonton filmnya. Kelihatan sih apa yang membuat dia menjadi "Will Doner" di film itu. Saya paling suka kalau dia udah senyum-senyum cengengesan, apalagi di scene terakhir filmnya.
2. Ogasawara Aki from The Liar and His Lover (Kanojo wa Uso wo Aishisugiteru) (2013)
Takeru Sato. Kalian yang sering liat saya rambling di medsos atau curhat sehari-hari kayaknya hafal mati nama ini saking seringnya saya sebut. Kalau mau nge-list film bagus apa aja yang dia mainin, kayaknya gak bakal ada habisnya deh. Tapi di film kanouso (singkatnya judul jepangnya), Takeru meranin peran lelaki dewasa berusia 25 yang banyak dapet masalah dan berusaha memecahkan masalah itu with his mature point of view and stuffs. Dia juga di situ jadi music prodigy yang jago bikin lagu dan saya susah banget move on ngeliatin dia gonjreng gitar dan humming-humming gak jelas untuk nyipatin lagu. Aktingnya menyayat hati sekali deh, pas jadi Aki ini. I never thought I'd be that emotional watching him crying in the movie but, yeah, it's Takeru Sato, people, what do you expect?
3. Augustus Waters from The Fault in Our Stars (2014)
Ansel Elgort. Seumuran sama saya tapi jauh lebih bertalenta dan aktingnya kurang ajar. I'm not gonna talk about the difference between the book and movie but, for sure, he played his best to be the holy friggin perfectly unperfect Augustus Waters. Karena saya udah baca bukunya juga, jadi rasa-rasanya kebayang gimana Augustus yang di buku diperanin secara 3d sama Ansel di filmnya. Dan nggak kecewa.
4. Okuda Kousuke from Hidamari no Kanojo (The Girl in The Sun, 2013)
Siapa nggak tahu Matsumoto Jun? Yang saya nggak tahu sebenarnya adalah, kok akting dia kece ya? (....)
Image dia yang manly banget di Arashi seketika luntur gitu waktu mainin Kousuke di sini, jadi dork-dork bodoh polos lucu gitu. He's clueless and naively pure; lucu kalau lihat gimana dia bisa gak sadar dia suka sama cewek yang sebenarnya awalnya dia lindungi bukan dalam konteks suka. Akting sayang sama ceweknya di film ini udah oke banget. Plot filmnya nggak perlu ditanya lagi.
5. Seta Soujiro from Rurouni Kenshin, Kyoto Infeno & The Legend Ends (2014)
Mau review Takeru lagi, tapi bias banget bisa-bisa bocor. Ya sudah, karena selain dia sebagai Kenshin saya juga adore banget Soujiro, akhirnya ambil dia di nomor 5. Soujiro diperanin sama Ryunosuke Kamiki, yang wajahnya bocah banget dan senyumnya manisnya kayak apa nggak tahu saya separuh nggak rela dia jadi karakter antagonis. Soujiro baru muncul di film kedua dan ketiga, tapi perannya cukup dominan dan saya masih hafal-hafal ingat di versi anime-nya Soujiro muncul sebagai sosok dingin-dingin heartless yang murah senyum; and it turns out great when Kamiki played the role. Saya paling suka peran dia di The Legend Ends, sih. Manis banget pokoknyaaaaaa.
6. Newt from The Maze Runner (2014)
Thomas Brodie-Sangster you guys it's Thomas Brodie-Sangster! Tampan berwajah imut dengan logat british gimana saya gak menggelepar di bioskop.... Oke, serius. Awalnya saya nggak yakin orang seperti Sangster meranin Newt bakal berhasil karena awalnya saya mikir kok wajahnya bocah banget, kok anak kecil banget, kok cantik banget; tapi ternyata dia bisa "seseksi" itu mainin Newt yang karakternya cukup dominan jadi second command. Pokoknya dominannya dia (mungkin di saya doang) berefek dari awal sampai akhir saya lupa kalau karakter utama di TMR itu ya Thomas-nya, bukan Newt. Saya terbutakan, barangkali.
7. Adam Wilde from If I Stay (2014)
Jamie Blackley, he is. Dia nggak berefek banyak di awal film karena sebenarnya di awal saya sempat mikir dia nggak se-atraktif itu. Ternyata di tengah-tengah dia tambah adorable, tambah kece, tambah bikin salah fokus... Fyi, karakter kayak Adam ini adalah karakter kelemahan saya banget--ganteng, music prodigy, can sing, rocker tapi kalo masalah cinta bisa kayak permen kapas. Kampret. (UDAH SIH). Karakternya menurut saya nggak dibuat-buat sih. Ya, tipikal remaja lelaki yang lagi tumbuh besar. Btw, saya suka suaranya karena dia ngisi soundtrack banyak banget sebagai vokalis Willamette Stone. huhu.
8. Finnick Odair from The Hunger Games: The Mockingjay part 1 (2014)
Played by Sam Claflin. Waktu nonton THG, saya sebenarnya jatuh cinta setengah mati sama Gale (Liam Hemsworth). Waktu nonton Catching Fire kemarin, saya udah mulai lirik dia tapi kefokus sama Peeta (Josh Hutcherson). Di Mockingjay part 1 ini saya bener-bener gabisa berhenti mikirin Finnick. Mungkin karena saya udah baca bukunya atau apa, tapi entah kenapa all I thought about was Finnick, Finnick, Finnick. Karakter dia sebenarnya bukan karakter mainstream yang dia baik perfect pantas dapat kebahagiaan atau apa; tapi Finnick punya daya tarik di caranya berpikir dan memanipulasi keadaan. Believe me, you won't be ready for the 2nd part of Mockingjay.
9. Romeo Montague from Romeo and Juliet (1996)
Siapa yang nggak tahu Leonardo Dicaprio? Itu lho, yang jadi Jack di Titanic.
Dicaprio yang jadi Romeo di film ini jauuuuh masih muda banget kalian mungkin akan pangling dan nggak mau percaya dia udah gemuk brewokan sekarang. Gantengnya tipikal ganteng pangeran rebel yang gak peduli status dan apa aja yang bikin ngerasa dia terkekang. Jadi, mungkin cukup menggambarkan sekeren apa dia meranin Romeo. Romantic, sweet, and of course, each literature he speaks sounds terrifyingly sexy. Saya bukan orang yang cinta mati sama literatur but it's Shakespeare everyone knows and Romeo Juliet everyone adores. Kombinasi antara Dicaprio + literatur + great acting = menurut lo?
Labels: challenge, movies, review



0 Comments:
Post a Comment