Saturday, January 22, 2011

#129 Kuroshitsuji (I & II) Review



hello people! happy saturday! *oh why am I being like this.* lol. Saturday is almost over and I don't regret for spending whole saturday with watching Kuroshitsuji season 2. It's pretty daebak. ABSOLUTELY SUGOII DESU. sekarang saya mau kasih review dulu tentang anime satu ini, mudah2an cukup jelas penggambarannya, saya cuma ingin share seberapa besar saya cinta sama anime ini satu.

Manga (written by) : Yana Toboso
Demographic : Shounen (surely I don't think it's really shounen.)
Original run : September 16 2006 - ongoing
TV Anime (directed by) : Shinohara Toshiya (season 1) & Hirofumi Ogura (season 2)
Run : 2008-2009 (season 1) & 2010 (season 2)
Genre : Action (fiction), Black Comedy, Supernatural and Mystery fiction.



jujur, ini anime kedua yang ngambil perasaan saya cepet banget selain Code Geass. bukan karena ada unsur nyerempet shounen-ai, tapi karena emang ceritanya bener2 keren dan enggak bikin bosen. Selain itu, sebelumnya saya udah ngidam dewa nonton Kuroshitsuji, tapi ternyata nasib belum ngasih saya waktu untuk nonton. tapi ternyata awal tahun kemarin saya berkesempatan untuk nonton setelah dikasih oleh adik kelasku tercuyung Citra oh thanks bb. Bahagia dewa yang namanya nonton anime ini. bener, gak bohong.

now, saya mau cerita (panjang-lebar) tentang Kuroshitsuji dan karakter2 tokoh beserta ceritanya, get ready!

So, Kuroshitsuji bercerita tentang seorang anak laki-laki berumur 12 (ongoing 13) yang bernama Ciel Phantomhive, mengambil latar di London, Inggris. Ciel punya masa lalu suram yang bikin dia punya dendam tersendiri untuk diselesaikan. untuk membalaskan dendamnya, dia membuat kontrak total dengan demon bernama Sebastian Michaelis, dengan goal untuk membunuh orang yang sudah membuat hidupnya suram (membunuh ortu-nya, membakar mansion-nya, nyiksa dia sedemikian rupa). Caranya, Sebastian akan menjadi butler-nya dia yang terus menjalankan perintahnya dia dan tidak boleh membiarkan majikannya mati sampai dendamnya terbalaskan. Setelah dendam majikannya terbalaskan, maka demon itu akan memakan/menghisap jiwa/nyawa majikannya.

Ciel adalah seorang anak yang angkuh, di dalam cerita dia dideskripsikan sebagai anak yang "lupa" bagaimana cara tersenyum sejak ditinggal mati orang tuanya, yang masih berkerabat dekat dengan dia cuma tunangannya, Elizabeth/Lizzy yang juga Ciel sayangi. Tapi ternyata Ciel sensitif sekali. Di dalam cerita, karakter Ciel bakal digali sedemikian rupa sampai bikin watcher kepincut setengah mati sama dia (dan juga hubungannya dengan Sebastian).

Sementara di season 2, akan ada karakter tambahan dan lebih banyak katakter demon. Seperti Alois Trancy, anak laki-laki seusia Ciel (atau lebih tua ya?) yang juga punya butler seorang Demon bernama Claude . Alois punya hubungan erat dengan kasus Ciel di season sebelumnya, maka sebelum nonton season 2, menurut saya lebih baik kalau menonton season 1 dulu, biar gak megap2 nonton season 2-nya.

Selain ceritanya yang super gak biasa, buat saya Kuroshitsuji bisa ngaduk-ngaduk emosi dengan sempurna, saya bisa ngakak terus tiba2 nangis kalau inget gimana kasus yang ditampilin Kuroshitsuji. sekarang saya mau ceritain karakter2 utama di anime ini ya xD

1. Ciel Phantomhive

segimana besar saya kepincut sama Sebastian, anak ini tetep bisa membuat saya lupa kalau saya pedofil. dia bener2 berfikir dewasa dan brillian. Suasana London zaman dulu yang masih pure kingdom juga bagus, cocok sama dia. Pakaian yang dia pakai fit banget, plus penutup mata sebelahnya itu lho. Selain itu, dia bisa berfikir sangat jernih disaat genting sekalipun. emang dasar anime ya, saya gak ngerti kenapa anime yang gak real aja bisa jauh lebih interesting daripada drama/sinetron yang kesan ceritanya begitu-begitu aja setiap plot.

2. Sebastian Michaelis

HE TOOK MY HEART SO FAR FAR AWAY. AND SADLY HE COULDN'T GIVE THAT BACK.
jujur aja, saya bakal pasrah kalau dikata gombal. Habis mau bagaimana, karakter Sebastian disini udah bukan sempurna-sempurna lagi, kalau saya gak inget Tuhan menciptakan manusia gak ada yang sempurna kayaknya saya udah teriak2 nyari cowok yang semacam Sebastian gini. Tapi sebenernya di anime-nya aja Sebastian kan demon, bukan manusia. ekhem.
aku selalu amazed dengan cara brillian dia dalam menjalankan perintah dari Ciel, melindungi Ciel dan ide yang gak pernah habis untuk dikeluarkan. Juga kesetiaan luar biasa yang bener2 dipegangnya sampai akhir. Meski akhirnya perjanjian gak berlaku seutuhnya, Sebastian pegang bintang 5 di Kuroshitsuji.

Kesetiaan Sebastian di Kuroshitsuji, juga ketergantungan Ciel ke dia juga yang buat anime ini jadi nyerempet Shounen-ai, the way Sebastian holds Ciel, the way he said "Yes, My Lord" with effing killing smile, EVERYTHING. EVERY SINGLE THING. di awal mungkin saya gak suka dengan penampilan dia yang terkesan sangat om-om dan tua, tapi kalau nonton, kalian gak akan jauh2 teriak Sebastian kok.

3. Alois Trancy

ini anak satu bikin saya gendek setengah mati. sampai akhir season 2, saya gak berhentinya ngutuk dia karena dia ngebuat Ciel berubah wujud dan kepisah dari Sebastian gara2 di brainwash sama Claude. postur lebih tinggi daripada Ciel, tapi sifat jauh lebih kanak-kanak dari Ciel. Manja nya setengah mati, sadis dan tukang nyiksa. Saya kaget banget waktu awal nonton season 2, Hannah, maid dia matanya dicolok hanya karena dia memandang mata Alois secara langsung. dari situ saya tau, season 2 bakal lebih dark.

Alois juga anak yang punya butler dengan perjanjian yang tipikalnya sama dengan yang dimiliki Ciel. hanya, goal dari Alois adalah untuk menjadikan Ciel miliknya. Dari goal ini juga udah keliatan jelas kan kalau genre diselingin semi shounen-ai? Warning juga : di season 2 shounen-ai detected lebih kentara, dan jangan ditonton oleh anak berumur 14 taun ke bawah. Saya cuma ngasih tau.

4. Claude

saya lupa nama panjangnya dia. di awal2 cerita saya fikir dia itu Sebastian yang bertransformasi menjadi butler dengan style baru krn dia uah berhasil dengan Ciel yang goal-nya udah reached. tapi ternyata enggak. Claude ya claude, butler keluarga Trancy, while Sebastian is still alive with his Ciel.

Claude ini demon pertama yang bikin saya kesel gak ada matinya. padahal waktu awal2 dikenalin shinigami si Red Grill saya malah ngakak sampai mules. tapi Claude ini.. he's totally annoying. mengganggu relationship Ciel-Sebastian. Tidak menepati janji, membuat Sebastian kesiksa krn akhirnya Ciel sempet nyuruh dia untuk pergi menjauh, pokoknya nyebelin dewa. Tapi ending dari anime ini untuk dia satisfying kok. Saya seneng banget.

Kuroshitsuji bercerita enggak bertele-tele, setiap ada kasus selalu ada makna yang bakal terpakai di kisah2 episode selanjutnya, ceritanya nyangkut ke psikologi saya, karena jujur saya nyaris nangis nonton ini. from every single character, plot and conflict, this one owns perfectly at anything.


Mungkin ini bedanya anime sama fandom. Anime, walaubagaimanapun saya cinta sama salah satu karakter, saya akan maksa karakter itu untuk mendapatkan pairing, lega karena mereka tidak nyata seperti fandom di kpop/jpop. lega karena imajinasi yang rumit selalu berakhir memuaskan meski gak selalu dengan happy ending.

overall;

rating : 9.50/10.00

jangan coba nonton kalau anda benci dewa sama yang namanya shounen-ai. kekeke.

saya ada bonus nih;

saya : "mas, ada spaghetti-nya?" (nanya ke mas-mas yang jual restoran jalan)
mas : "Chicken cordon bleu, teh?" (nunjukkin pemandangan potongan ayam dan kentang goreng siap masak)
saya : "Spaghetti-nya, mas."
mas : "maaf teh, kalau yang jual spaghetti disana (nunjuk ke samping-samping), disini jual steak/cordon bleu aja"
saya: "......................... makasih mas" (malu, jedukkin kepala ke trotoar)

Labels: , ,



Posted by Taree @ 7:38 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here