Sunday, January 25, 2015
#292 Singkat Saja...
I'm not here to write a review about books I've read until the 25th first days in 2015. Sudah janji akan nulis review Eleanor & Park (and I finished with Fifty Shades of Grey so I have to write that review too as an evidence to my own challenge) tapi............nggak sekarang.Sadly, saya dateng ke sini karena gak tau gimana caranya meluapkan banyak hal di kepala saya atas macam-macam hal yang sudah terjadi selama 25 hari pertama tahun ini. Kebanyakan, tapi bingung mau nyampahin siapa--beruntung masih berpikir beberapa kali untuk membanjiri twitter atau akun lainnya dengan cerita-cerita ngaco because hell yeah I still have blogger don't you mind????????
OKAY. Beberapa hari ini, isi kepala saya dihantui oleh dua hal yang paling dominan:
1. Sherlock (isn't this obvious? Aren't I so dumb because I finally started watching after years since my friend told me to?)
2. Fifty Shades of Grey (another dumb thing because I read a book just when it's finally going to be available in theatres)
Sherlock: obvious, being genius is new definition of sexy. And---Benedict Cumberbatch. Okay, akhirnya, akhirnya Tarinanda Adzani Putri terjebak di dalam lingkaran setan fans Sherlock yang dilatih kesabarannya untuk nunggu season baru datang dengan jeda dua tahun lamanya (walaupun saya sendiri cuma harus nunggu setahun karena baru marathon Januari ini, hahahaha). The idea of detective-themed is sure classic tapi penyampaian ide detektif dan pengenalan bagaimana jeniusnya si pria british ini terasa menyakitkan. Terlalu indah........................hiks.
Fifty Shades of Grey: NO, NO I'M NOT WHAT YOU'RE THINKING OF. Sure, tema dari Fifty Shades of Grey ini cukup tabu untuk saya, dan yang membuat saya gemes setengah mati dengan ini adalah karena ini beririsan dengan problematik psikologi yang saya dapetin di mata kuliah Psikologi Abnormal dan karakter seorang pria yang dibalik "devil shadow"nya kelihatan tanpa cacat. Oh God. Oh......God. Awalnya saya pikir saya bakalan biasa aja kelar baca novelnya, tapi ternyata sekarang jadi dikit-dikit keingetan Christian Grey terus. Another surprise, the movie. How am I supposed to move on when Christian Grey's finally going to be alive in THREE-D appearance? Not sure I can handle it good.
Ya Allah aku ngoceh apa T_____________________T
Sorry. I'm making sure of myself that I'm gonna write the review (at least Eleanor & Park's) at least in the beginning of February. See you, lay-thah.
Labels: babbling, books, me, movies, random


0 Comments:
Post a Comment