Friday, June 10, 2011
#136 Dear, Classmates.
thought about this, this morning. I'm indeed not a good writer, but at least I have something to say. Dear, classmate.
hari ini, Jumat, 10 Juni 2011, hari terakhir saya melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas XI, bersama teman2 sekelas saya juga, XIA7. Hal pertama yang terlintas adalah, as usual, Jaechun's shelter lyrics
time goes so fast, I didn't know
entah, di blog ini saya sudah berapa kali nulis kalimat itu tapi yang jelas memang kalimat itu worth banget untuk dikatakan/ditulis berulang-ulang. Kalau otak saya skrg sedang bekerja
Pertama saya masuk XIA7 juga saya dpt first impression lain, but I think it's not good to tell here lol. Hal yang bikin saya skrg kalau inget2 rasanya ingin nenggelemin diri ke laut saking konyolnya, juga indah. Saya dapat banyak temen baru yang sifatnya various, saya dapet pelajaran banyak dari setiap orang di kelas, tentang gimana caranya jadi cewek yang baik, jadi siswa yang tetap rajin tapi enggak sampai kurang pergaulan, tentang gimana seharusnya kita bertingkah di hadapan orang lain, menolak aura negatif dll dll.
Gimana juga cara pandang saya terhadap hari Kamis yang selalu dianggap keramat karena pelajarannya luar biasa semua, penantian yang panjang untuk setiap hari Jumat, every surprise and friendship, hal yang enggak pernah saya coba (kalau pun pernah rasanya gak se-melekat ini); and everytime I remember today is the last day of our kbm i feel like about to cry.
Teman sebangku yang bisa ngajarin saya untuk lebih lagi, lebih lagi, lebih dewasa lagi. Lebih bersyukur lagi, dan lebih menghargai lagi. Teman dekat yang bermula dari hal yang sebenarnya kecil kemungkinan untuk jadi teman, teman satu selera, teman beda selera, teman makan bekal sama-sama setiap istirahat pertama, teman nonton video di notebook/laptop, semuanya.
Back to the day of our first event, buka puasa bersama, rasanya baru kemarin. juga event2 lain yang tidak semuanya saya bisa hadiri, study tour ke jogja, bikin saya enggak sip bilang kalau ternyata nambah tua itu bukan pilihan, apalagi kalau Allah terus ngasih kita nikmat, segalanya kayak sungai, kita cuma perlu mendayung sambil liat arus.
Hal negatif? Saya munafik kalau saya bilang enggak ada. Tapi kita cuma perlu mengoreksi apa yang salah, dan kalau emang enggak bisa, berusaha supaya diri kita enggak salah. Hal yang udah nimpa saya, kamu, dia dan juga mereka, apa yang kalian sadari dan tidak, semuanya ada hasilnya. Padus perkelompok, vocal group, nulis 100 kalimat di pelajaran pkn, worthless banget kalau diinget2 waktu dulu. But it seriously will be an unforgetable memories.
Tuhan itu adil lho. kalau kita udah ngerasa nyaman akan sesuatu, waktu akan berjalan semakin cepat, tapi kalau kita enggak nyaman, waktu bakal berjalan lambat sampai akhirnya kita ngerasa nyaman. Timbal balik memang masih jalan kok. it has no limit.
saya punya beberapa pesan untuk bbrp teman dekat saya, yang udah banyak ngasih saya kontribusi selama kelas XI, manis pahitnya, saya terima semua;
untuk ada, yang udah bikin saya ngerasa lebih dewasa dalam ngatasin masalah dan ambil keputusan, antisipasi untuk problem di depan dan juga menjadi teman berbagi yang baik, gak kenal pamrih dan care. I might not be your best friend, but I'm still a part of your life.
untuk anda, yang selalu tegas kalau ngingetin saya. ngajarin saya untuk lebih berpendirian tetap dan lebih serius di saat tertentu, yang ngasih tau saya tentang gimana seharusnya orang peduli, berbagi, minta maaf dan memaafkan.
untuk anda, yang selalu saya ingetin kalau you're not the worst human being in this world. kalau dihina, terima saja. kalau diinjek, kabur saja. jangan balik injek dan hina, hidup masih lebih bermanfaat dengan hal-hal lain drpd itu semua.
untuk anda, yang dulu pernah bikin saya kaget. yang pernah saya kecewain juga, semoga sekarang semuanya udah baik-baik aja seperti apa yang terlihat dari luar.
juga untuk anda, yang baru aja bbrp bulan ini saya kelar beresin. kalau inget anda kayaknya saya bawaannya capek, ingin ketawa, tp kesel juga. anda yang bikin first impression saya terkesan nyaris sempurna. anda yang sebenarnya bisa dibilang melenceng dari takdir. anda yang sempet bikin saya mual-mual karena kesel. bikin saya pengen nyakar orang juga karena sikap anda yang enggak saya suka. anda yang bikin saya sadar kalau saya ini plin plan. anda yang sering saya salahkan. Maaf ya.
juga anda-anda yang lain, semuanya ninggalin footsteps yang bermakna kok.
kalau kalian pikir saya cukup lebay krn nulis hal ginian, saya terima.
kalau kalian pikir saya cukup lebay untuk share hal macam gini, saya terima.
di saat seperti ini, nerima itu hal yang baik banget untuk membuat last impression menjadi sesempurna first impression. iya kan?
fighting, buddies. I'll miss you a lot.
regards,
nomor absen 32.
Labels: After School, real life


0 Comments:
Post a Comment