Friday, March 23, 2012

#159 [review] Shut Up Flower Boy Band


hi guys! lama juga saya gak mampir kesini. selain karena embel-embel persiapan deretan ujian yang gak akan selesai sebelum akhir Juni, saya juga lumayan malas untuk mengurus blog ini karena gak ada topik yang appropriate untuk dibahas. nah, kali ini mumpung mood saya lagi bintang lima buat ngetik; karena well, saya baru beres nonton kdrama, judulnya Shut Up Flower Boy Band. cukup lama saya gak pernah nonton kdrama lagi, alasan utama saya nonton drama ini juga karena ada karakter yang saya suka--si Myungsoo a.k.a L from Infinite--pada awalnya, tapi kalian gak tau efek apa yang dihasilkan drama ini sampai saya selesai ngejar 16 episode dan bela-belain ngetik review di blog ini, kan? let's see.



  • Title: 닥치고 꽃미남밴드 / Dakchigo Kkotminam Band
  • Previously known as: 꽃미남밴드: 안구정화 (Flower Boy Band: Eye Candy)
  • Genre: Youth, romance, drama
  • Episodes: 16
  • Broadcast network: tvN
  • Broadcast period: 2012-Jan-30 to 2012-Mar-20
  • Air time: Monday & Tuesday 23:00



ayo mulai.
Drama ini secara keseluruhan bercerita ttg sebuah band anak muda dengan genre rock yang mengalami banyak problem. Plain, memang. tapi disitulah daya tariknya. Mengambil tema musik, dengan band sebagai sudut pandang di mata anak muda seusia remaja SMA yang tentu saja banyak yang bisa digali untuk problemnya.

Band ini bernama Eye Candy. Terdiri dari enam anggota; Jihyuk (guitarist), Byung Hee (vocalist), Hyunsoo (guitarist), Kyung Jong (Keyboard), Ha Jin (bass) dan Do Il (Drum).

mereka bikin band karena mereka suka main musik bersama---persahabatan mereka gak bisa diragukan lagi, meski tampang dan kelakuan serampangan, setiap karakter punya ciri khas yang kuat tentang meaning persahabatan di Eye Candy ini sendiri. Jadi, mereka suka manggung di club kecil gitu dan nama mereka bisa dibilang cukup tenar karena musik dan visual anggota2nya yang terbilang `kinclong`.

secara garis besar, mungkin itu prolog yang tepat sebelum masuk ke inti pertama....

why do I love this drama so much?

di atas tadi aku bilang, drama ini termasuk Plain. temanya gak terlalu muluk, episode gak terlalu banyak, plot gak begitu complicated dan budgetnya pun terlihat tidak begitu terbuang banyak seperti drama2 mahal lain. Tapi apa yang diberi drama ini sepenuhnya ketangkep sama saya. Mulai dari episode pertama saya nonton, saya ngerti drama ini hampir semuanya ngambil konteks PERSAHABATAN dibanding romance. jadi, saya mikir sebanyak apapun romance yang ada nantinya, main plot tetap ttg persahabatan mereka. Persaingan antar band yang beda genre cukup bikin plotnya sedikit goyah, karena sebenarnya menurutku gak begitu penting nge-add role strawberry fields disana kecuali untuk role Seung Hoon dan peran anak-anak buahnya di episode awal-awal.

Awal feeling kenapa saya ngerasa saya bakal ngelanjutin nonton drama ini sampai akhir adalah waktu saya tau plot dari drama ini bakal sedikit susah ditebak, hanya samar-samar. Terbukti, baru episode tiga saya nonton, emosi saya sudah ditarik kesana-kemari. jengkel, sedih, terharu segala macam. dan ada satu kejadian di drama ini, terjadi di awal-awal, yang akan jadi pegangan bagi semua karakter utama di drama sampai episode terakhir. AND I LIKE THAT SO MUCH. entah, itu ngebuat drama selalu ter-link-back dan gak melenceng dari plot, menurutku.

jalan cerita dan romance di drama ini juga gak muluk2 banget kok, cukup realistis dan nyata untuk gambaran dunia entertainment. meski terkadang saya greget dan banyak nuntut supaya part romance di drama ini jangan sampai mendominasi plot utama tentang persahabatannya. dan untungnya, ending drama ini tetap didominasi tentang gimana kelanjutan masa depan Eye Candy, bukan tentang romancenya meski selingan2 soal romance tetap ada, sih.

soal kelemahan.

sebenernya, aku agak kurang greget sama ending dari drama ini.
bukan berarti aku menuntut dramanya untuk jadi happy ending, tapi aku lebih ingin ngeliat hasil dari `mimpi` yang mereka cari beberapa tahun setelah tahun-tahun kejayaan Eye Candy. Jihyuk goes solo? Hyunsoo keeps himself with the company? Do Il and his economics, english and mathematics stuffs? Kyung Jong jadi pengusaha muda? Dan Ha Jin yang jadi aktor?
sebenernya udah cukup jelas endingnya, dan itu merangsang otak kita untuk mikir sendiri kalau sebenernya nothing's perfect in this world, gak semua kehidupan akhirnya seindah fairy tale dan blah blah; but still.
untuk ukuran drama, ending yang greget itu diperlukan.

dan untungnya, ending yang tidak cukup mencubit gak bikin cinta saya sama drama ini berkurang.


nah, sekian.

kalau berbicara soal seni dari drama ini, aku suka banget k-rock ditaruh di bawah spotlight di drama ini. i like kpop, hanya k-rock cocok banget untuk kalangan anak band. dan lagu2 yang mereka nyanyiin juga gak bisa dianggep ecek-ecek kok.


sip. selesaaaai.


sekarang, tambahan komen subjektif ya.
aku agak kesel lho endingnya hyunsoo jadi dating sama yerim. hubungan mereka gak pernah ada chemistrynya sama sekali sejak awal, dan menurutku hajin lebih pantes sama yerim drpd hyunsoo. entah ini kecemburuan pribadi atau gimana, yah hanya kesan subjektif. haha

selamat malam!

Labels: , ,



Posted by Taree @ 7:17 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here