Saturday, July 20, 2013

#197 treat people as if you want to be treated.

Pertama-tama, Marhaban Yaa Ramadhan! Selamat menunaikan ibadah puasa buat kita semua yang menjalankan, ya~ ini saya baru sempet banget ngepost di sini setelah lama diterjang Writer's Block dan kebanyakan spazzing di waktu liburan. Banyak banget kesalahan yang pernah kuperbuat secara sengaja atau nggak sengaja, tapi jujur aja saya gak pernah bikin kesalahan cuma buat seneng-seneng, bikin orang kesel tanpa alasan yang benar. Jika emang tujuannya melenceng, mohon dimaafkan. Semoga puasa kita berkah dan kita bisa terlahir kembali seperti bayi saat Ramadhan selesai nanti :D

Back to the main topic,

As the title's said; treat people as if you want to be treated.

Ini kalimat sederhana. Simpel. Semua orang bisa mengeja dan ngebaca dengan benar, tapi cuma sedikit yang bisa bener-bener memaknai dengan benar. Biar kayaknya simpel banget, kadang saya bisa ngerasa banget kalo hal ini krusial banget buat dimengerti semua orang soalnya sampai skrg pun saya masih sering ngeliat penyimpangan dari kalimat ini. Bahkan, saya sendiri pun belum bisa bener-bener ngejalanin hidup dengan prinsip penuh kalimat itu. Sesekali masih melenceng tanpa disadari padahal saya tahu betul konsekuensi dari perbuatan saya yang menyangkut kalimat itu.

people, have you realized it is very important for your social life?

people, have you ever thought that the sentence is actually true but too hard to pursue?

people, stop looking to yourself only. kamu hidup gak sendiri di dunia ini. kamu bahkan diberikan sepasang mata untuk melihat orang lain, bukan melihat dirimu sendiri.


Ini pasti saya ngomongnya muter-muter sih but,

cobalah lihat satu masalah gak dari satu perspektif saja. Ketika kamu menghadapi suatu masalah yang berhubungan dengan orang lain, coba pahami posisimu dan posisi orang itu. Kamu boleh peduli sama perasaanmu sendiri, itu penting, tapi kenapa gak mencoba untuk sadar posisi orang lain juga? Kenapa? Yang pertama, kalau cuma liat dari posisi kamu doang, pasti kerasanya menderita banget. Sudah egois, lebih sakit pula. Nggak ada kepedulian banget buat orang lain, and the worst, seolah-olah kamu cuma hidup sendiri.

Cobalah pikirin dulu sebelum bilang problemmu adalah problem terburuk.

Cobalah tarik napas dalam berkali-kali untuk ketenangan diri sendiri sebelum bilang kamu adalah orang yang paling menderita.

Di bawah dasar laut, masih ada palung. Kamu gak akan pernah tahu posisi orang yang ada di sana unless kamu bisa melihat lebih dekat.


Stop being so self-centered.

I mean it.



Labels: , ,



Posted by Taree @ 7:28 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here