Sunday, December 8, 2013
#220 Opinions about Reply 1994
Sebenarnya saya tadinya mau jadi silent-audiens aja sih. Pengen menikmati momen demi momen krusial yang terjadi di drama ini sampai selesai. TAPI TERNYATA GAK BISA. Nggak paham lagi sama Script-writer sama produsernya bisa banget ngebanting-banting perasaanku. Bisa banget bikin hari 1 ngeship A besoknya ngeship B. Ketika saya download drama ini dari sebuah site, saya baca beberapa komentar yang bikin saya akhirnya gatal banget buat ikut komentar juga. Btw, ini ada hints spoiler sih (kayaknya). Jadi kalau mau menikmati ceritanya better nggak baca sih, walau sebisa mungkin saya menghindari nulis spoiler beneran.Saya udah nonton sampai episode 15, dan entah kenapa episode2 minggu ini nggak seperti yang saya bayangkan, dimana akhirnya saya jadi agak bosen karena pace-nya terlalu lambat dan point penting plotnya jadi agak blur. Tapi, ada satu hal yang bikin saya tambah galau mau ship Najeong sama siapa. Kemarin-kemarin, saya suka banget pairing Nareki (Najeong-Sseureki/Trash), tapi hari ini saya malah jadi suka Chilbong/Najeong. Pairing ini sampai saat ini masih di tahap bawah banget dan saya selalu pengen nangis lihat Chilbong yang sesedih itu tetep aja nggak mau nyerah.
Di awal-awal episode 10, saya pikir Najeong bakal berakhir sama Trash oppa. Tapi, makin ke sini, saya ngerasa feel Najeong sama Trash ini makin pudar. Chilbong yang berusaha keras kayak gitu sampai harus bilang dia bakal nunggu walaupun butuh waktu bertahun-tahun, sedangkan Trash kesini-sini nggak gitu kelihatan effortnya buat mempertahankan Najeong (yang bahkan skrg mulai gak enakan sama Chilbong). Terus, makin ke sini, saya mulai dapet banget plot inti dari drama ini dan maksud dari "Reply 1994 ini nggak mainstream."
I end up shipping Chilbong/Najeong and I think they'd end up together.
Ingat kalau Chilbong ini hardworker sejati? Dia nggak bakal nyerah sampai semuanya bener-bener berakhir. Ini mungkin yang dijadiin main plot dari Reply 1994. Hardwork won't betray, toh? Keadaan yang nggak pas dengan usaha Trash oppa yang kayaknya nggak maksimal bisa bikin Najeong pindah hati ke Chilbong, apalagi pas dia pindah dari boarding house semua yang dia kasih ke Najeong bikin Najeong (pasti) ngerti gimana perasaannya Chilbong, dan sedalam apa sampai dia masih bisa bilang "let's date" di tahun-tahun ke depan. Soal mainstream, saya pikir SW reply 1994 ingin meruntuhkan cerita-cerita drama lain mengenai "second lead actor will end up living with one-sided love forever". Ini mungkin saatnya plot kesayangan Tari (.....) jadi nyata dan second lead actor mendapatkan gadis yang jadi rebutan.
5 episodes left, let's see.
#Chilbongteam
Labels: drama, kdrama, rambling, random, rants, reply 1994



0 Comments:
Post a Comment