Tuesday, December 31, 2013

#223 welcoming 2014 and resolutions


Hai. (....)

Sebenarnya, saya banyak utang postingan, tetapi karena sekarang udah 22.23 di jam saya dan saya bener-bener nggak mau ngelewatin kesempatan untuk bikin resolusi yang mulai bisa dilaksanain besok, jadinya saya sekarang mau review sama bikin resolusi untuk tahun depan yang ternyata dua jam lagi. Btw, abaikan saja fotonya, oke.

Saya mau coba review resolusi 2013 yang saya rencanakan 12 bulan lalu, Desember 2012.

1. College
Simpel, tapi ini harus dijadikan tagline kehidupan saya, seenggaknya sampai saya lulus tahun 2016 nanti. (aaamiiin). Harus bisa bagi waktu, belajar, dapat ipk tinggi, aktif organisasi, jadi mahasiswa yang aktif dan eksis, dan bisa ikut Student Exchange kalau memang ada! Ingat, target ini harus sebisa mungkin dikejar!


Alhamdulillah, biar belum 100%, resolusi ini bisa saya terapkan dengan maksimal. Maksudnya, bukan dari aspek2 yang saya sebutin macam ipk tinggi organisasi dll, tapi dari bagaimana saya bisa memanage diri saya dalam bidang akademis ini, gimana mengatur prioritas, dan lain-lainnya. Untuk student exchange, sengaja saya pending sampai seenggaknya lulus S1 dulu.

2. Money
Masih, nomor dua diisi dengan uang. Hal ini cukup fundamental mengingat kehidupan saya yang sekarang berpredikat anak kost, harus pintar-pintar mengurus keuangan. Hemat, bisa memilih hal yang mana yang harus dibeli dan yang mana yang enggak. Soalnya, to buy list saya banyak juga, sih. salah satunya yang harus bisa kesampean adalah HDD External! Di posisi lain ada iPod dan fandom stuffs. KONSER! saya feeling tahun ini bakal banyak konser di sini, jadi saya harus bisa mawas diri kalau lihat uang. Jangan sampai jadi kayak Mr. Crabs-nya Spongebob.


So, the main information now is, I'm no longer anak kosan! Semenjak semester 2 akhir, saya memutuskan untuk jadi anak dug-dag alias pergi-pulang Cimahi-Jatinangor, dan karena keputusan saya inilah saya benar-benar jadi ketat ngatur keuangan. Biar hasilnya masih aja suka ambrol, hal ini membendung insting hedon saya yang dulu susah minta ampun ditahan pas saya masih ngekos. Target HDD External saya kesampaian juga walaupun dibeliin Papa, bukan dari nabung.. (..................)

3. Maturity
Halo? Tahun depan saya bakal dua puluh minus satu tahun! Ini berarti saya harus bisa mengaplikasikan teori-teori yang saya dapatkan dari tempat saya belajar sejak kecil. Utamanya yang saya dapatkan secara jelas, konkret dan sangat nyata selama saya mulai kuliah. Harus rajin bersyukur, harus bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, dan menjadi manusia berkualitas! Pokoknya, penggambaran seorang perempuan yang umurnya 19 dan kuliah di fakultas psikologi. Full-mannered, helpful dan sangat berdedikasi tinggi terhadap orang lain.


I'm still working hard on pursuing this. Ini emang hal yang bisa dibilang susaaaah banget buat dicapai, tapi untuk mencapai ini saya udah menempuh beberapa langkah yang semakin lama semakin jelas arahnya. Definisi dewasa yang asalnya abstrak banget lama-lama juga mulai jadi jelas, dan saya jadi mulai tahu gimana seharusnya saya bersikap; marah disaat perlu marah, minta maaf disaat perlu minta maaf, dan be good setiap saat. Be considerate is now my short-term goal.

4. Girly things
Tahun-tahun lalu, saya ingin nulis ini di resolusi, tapi semuanya belum nyesep ke hati, jadi saya yakin meskipun saya tulis nanti susah tercapai. Tahun ini, saya sangat ingin menjadi cewek yang cukup bisa dibilang 'cewek' gitu. Mama juga menuntut demikian, kali ini. Ya, ayolah. Harus diniatkan.


Jelasinnya susah banget, but I worked hard and I think the result's not that bad. Perbedaan gender itu ternyata perlu, karena dengan itu saya bisa mendefinisikan diri saya sebagai perempuan utuh. Biar pun saya malah skrg dianggap laki-laki lagi karena potong rambut (..........) tetapi akan ada beberapa hal yang tetap stay pada tempatnya sebagai hakikat nyata seorang perempuan buat saya. Good job.


5. Kareshii~ Rabu setori~
Kalau dilihat taglinenya doang mah, pasti geli. Maksud saya di sini, saya sudah terlepas dari prinsip saya sejak kecil! yang "Saya tidak akan pacaran sampai kuliah."
Jadi, saya sudah bisa memulai diri untuk membuka diri dan hati untuk orang lain.  Yah, gak akan nemu yang macam Kazehaya atau Miura Haruma, sih. Tapi yowes, Jodoh kan di tangan Allah.


No comment karena belum ada; tapi...... this resolution is getting really serious, dan saya nggak akan mantepin ini sbg resolusi, cuma sebagai acuan aja kalau ternyata kita nggak mungkin bisa hidup sendiri selamanya. Kita perlu bergantung pada orang lain, terutama karena saya adalah perempuan, yang nggak bisa selamanya kelihatan kuat dikala butuh. Kun fayakun, bagaimana Allah berkehendak saja.


Sekarang........RESOLUSI BUAT 2014! YAYAYAYAYAYAYAYY.

1. Be considerate.

Ini hal yang selama satu tahun ini memenuhi kepala saya buat diwujudkan. Ini penting buat saya, karena saya pikir selama ini I'm not considerate enough, dan dengan ini, saya pikir resolusi lain bisa saya wujudkan dengan lapang dada :''D

2. Move On

Gimana ya, kenapa saya baru banget kepikiran resolusi ini? Karena ternyata inilah salah satu hambatan kenapa resolusi kelima tahun lalu gak kesampaian mulu. Semoga bisa kesampaian dan saya nggak lagi terlalu sering mikirin hal yang udah lalu. Capeknyaaaaa nggak bisa dijelaskan.

3. Productive

Ini adalah hal yang sewajarnya saya lakukan, terutama karena saya skrg udah jadi sophomore dan pertengahan tahun nanti akan jadi mahasiswi tingkat 3 di kampus. Produktif di sini mungkin termasuk gimana saya bisa ngatur prioritas, bisa lebih realistis, bisa lebih sadar posisi, apa yang dibutuhkan dan diinginkan, juga sadar akan penyeimbangan logika dan perasaan. Gak terlalu sering memikirkan hal yang diinginkan terus, tapi juga yang dibutuhkan. inget aja dulu tuh lebih milih tidur kemana-mana daripada keluar rumah di hari libur

4. Be Grateful

Ini penting. Selama saya hidup (apalagi tahun 2014 akan jadi tahun keduapuluh saya), saya dapat banyak teman, pihak-pihak yang selalu bisa bikin saya bertahan. Mereka yang selalu ada buat saya, dan saya juga berharap saya ada di posisi yang sama untuk mereka. Saya ingin selalu tetap jadi orang yang bersyukur akan kehadiran mereka, dan menjaga agar apa yang saya dapat dari mereka (termasuk rasa bersyukur ini), nggak akan pudar sampai kapan juga. Bersyukur itu penting!

5. Write More!

Saya...sebenarnya nggak paham penuh kenapa ini masuk resolusi, tapi mungkin resolusi kelima ini akan jadi satu hal yang sebenarnya akan saya lakukan, terutama dalam beberapa kondisi dimana saya lagi kudet mikirin empat resolusi lainnya. Menulis itu menurut saya menyenangkan, baik fiksi atau non-fiksi, baik sebagai hobi maupun tuntutan, terlepas dari bakat, talenta, atau apapun. Tulisan bisa jadi pengingat kita akan suatu kejadian, seburuk dan sebaik apapun itu. Tulisan itu ungkapan dari apa yang nggak bisa kita ungkapkan kepada orang lain. Dan dengan tulisan, biasanya jendela kita akan terbuka mengenai bagaimana sih rasanya menggali perasaan sendiri maupun perasaan karakter yang kita tulis (kalau nulis fiksi). Ya...pokoknya, harus lebih produktif nulis!



Sudah review resolusi tahun lalu, sudah bikin resolusi tahun depan yang ternyata satu jam 15 menit lagi, saya skrg mau nulis beberapa ungkapan terima kasih atas kenangan2 yang nggak bisa dilupakan di 2013 ini. Mungkin akan sederhana, tapi ini akan jadi pengingat betapa berartinya kalian yang terlibat di dalamnya, sehingga 2013 ini menjadi tahun dimana saya ngerasa bener2 tumbuh dewasa di antar banyak tuntutan dan keinginan.

1. Makasih banyak untuk orang tua dan keluarga yang udah dukung saya penuh untuk milih apa yang saya akan jalanin. Membiarkan saya memilih untuk jadi mahasiswi dug-dag, salah satunya. Beberapa pertimbangan yang bikin alot adalah masalah waktu yang terbuang, juga risiko kesehatan yang sebenarnya cukup besar. Tapi, dengan keyakinan saya bahwa masalah pulang-pergi bukanlah masalah capek atau waktu, tapi masalah gimana kita ngerasa nyaman untuk menghadapi itu semua, saya berhasil jadi mahasiswi dug-dag di dua semester ini. Selain ini, makasih juga untuk banyaknya pengertian yang dikasih karena saya sering uring-uringan masalah tugas, atau kadang2 bikin kesel sering kayaknya karena gabisa bantu banyak di rumah. Hohoho.

2. Makasih banyak untuk teman-teman dekat di kampus, teman-teman seangkatan, terutama peer group dan teman seperjuangan saya bulak-balik Cimahi-Nangor tiap hari, yang bikin saya ngerasa hal kayak gini gak perlu dijadiin alasan buat ngeluh, tapi sebagai pengalaman yang bakal berubah jadi memori. Pelajarannya, kerja kelompoknya, cerita-cerita sampah yang diceritain, pendapat yang saling bersilangan, event-event sampah yang sering dilakuin guna memuaskan id di tengah-tengah jenuhnya kuliah--tanpa kalian, aku nggak tahu aku bisa survive atau nggak.

3. Makasih banyak untuk temen-temen sejawat fangirl yang udah paling ngerti aku di saat aku sering mencak-mencak gak jelas gegara fandom. Temen-temen dari roban, yang dikenalin teh Syeril yang sekarang jadi deket sama saya, yang jadi rumah saya di 2013 ini, yang mengerti saya dan ingiiiiiin banget saya mengerti. Buat teman-teman Pasar Buwah yang paling pengertian, yang terbuka, yang udah tahu jelek bolongnya saya kayak gimana, yet still manage to be friends with me. Makasih buat teman-teman sejawat di roleplay, yang udah bikin hidup saya berwarna dan bikin wawasan saya bertambah sangat banyak soal menulis, lewat gimana kita ngobrol, ketawa-ketawa, nyampah bareng di timeline, juga konflik yang sempet bikin saya mencoba mundur dari roleplay walaupun akhirnya gagal. I learned so much, dan dari itu juga saya tahu hal yang sepatutnya saya lakukan biar saya bisa jadi saya yang terbaik buat kalian. You mean so much for me.

4. Buat POST~! Saya nggak ingat tahun ini kita kumpul berapa kali (kayaknya bisa dihitung jari deh?) tapi kalian, dari SMP, emang udah rumah banget buat saya, dan saya nggak tahu saya bakal punya rumah lain lagi apa nggak. It's been five years, dan saya pengen--biar pun hal yang kita lakuin emang sederhana dan bodoh dan kekanakan--kita bakal kayak gini terus sampai tua, sampai udah pada punya pendamping, punya anak, we're gonna stay young at heart. Thank you for being there, besties. I cherish you so much.

5. Buat kalian, yang entah di manapun bikin saya selalu mikir dan merenung atas kelakuan saya, baik dari kelakuan saya yang kadang bego dan super oon, yang mungkin kadang menyakiti walau kalian nggak bilang, it makes me learn. Saya tahu nggak semua orang bisa memiliki anggapan sama mengenai baik dan buruknya seseorang, but at least, I'm trying to be good to you. All of you. I look like I'm careless at times, but deep inside, I really care. Maaf dan makasih buat pelajarannya.

6. Makasih untuk tahun yang menyenangkan, yang entah kenapa sangat nggak terasa. Saya ngerasa baru kemarin saya tahun baruan, masuk semester 2, stres-stres kepanitiaan, libur tengah tahun, jadi sophomore dan capek-capek di akhir tahun untuk proyek kampus dan uas, tapi dengan banyaknya hal yang terjadi semuanya gak berasa. Banyak kejadian yang sangat saya ingat untuk acuan intropeksi saya ke depannya, supaya saya nggak stuck di kesalahan yang sama terus. Terima kasih untuk bulan-bulan penuh cerita, yang nggak pernah saya lewatin di tahun-tahun sebelumnya. Saya mengeksplor banyak hal, terutama bagaimana untuk selalu bersyukur dan menjaga orang yang juga ingin menjaga saya. 2013 Memang tahun yang berat, terutama karena saya kepikiran ini tahun terakhir saya berumur kepala satu oke ini ga penting tapi it ends well dan saya patut bersyukur karena saya akhirnya menyelesaikan tahun ini dengan resolusi yang setidaknya terjamah.


Guys, selamat tahun baru! Biar pun saya nggak yakin ada yang baca postingan ini atau nggak (........) semoga 2014 menjadi tahun yang berkah, yang bisa memberi manfaat, dan jadi tahun lainnya yang nggak terlupakan. Ingat, jika orang lain nggak bisa menggoreskan cerita pada harimu, kau sendiri punya kesempatan untuk menulis ceritamu sendiri.

365/365, Goodbye, 2013 ;)

Labels: , , , , , , , ,



Posted by Taree @ 11:04 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here