Friday, September 11, 2015

#316 Let Me Brag a Minute...


Challenge nomor #36 ini sangat appealing sekali soalnya saya benar-benar tukang oceh apalagi dalam bentuk tulisan. No rules, right? Selamat menikmati braggingan-ku yang random.

Saya orangnya sangat tertata. Tertata di sini mungkin jadi salah satu patokan kenapa setiap kali saya tes Myers-Briggs (klik!), atau MBTI, saya selalu dapet J, alias judging. Saya lebih senang merencanakan segala hal ketimbang menunggu hal-hal spontan. Mungkin ini dari pengaruh lingkungan saya sejak kecil yang menuntut saya untuk selalu well-prepared, baik dari keluarga maupun lingkungan eksternal. Sejak kecil, saya sekolah jauh dari rumah dan penting buat saya untuk bisa manajemen waktu. Jam berapa bangun. Berapa lama mandi. Berapa lama sarapan. Jam berapa berangkat. Sepulang sekolah mau ngapain dan harus nugas jam berapa biar bisa tidur cukup. Sampai sekarang. Mungkin yang saya bisa jadikan bahan 'brag' di sini adalah, mungkin kalau kalian berkawan dengan saya dan agak keteteran ngatur waktu atau planning, saya bisa jadi temen latihan. Karena jujur aja dengan menjadi planner begini saya bisa sukses PP Rumah-Jatinangor hampir empat tahun ketika yang lain banyak mengeluh. Hheeeee :-----)

Kedua. Saya orangnya sangat perfeksionis. Melanjutkan yang di atas, saya agak kurang suka kalau hal yang sudah saya susun dan rencanakan diacak-acak. Karena saya tipikal judging yang kental, saya akan mementingkan apa yang sudah saya rencanakan dan akan menyelesaikan apa yang sudah dibuat, baru melanjutkan hal lain yang sifatnya spontan. Saya HARUS bangun jam segini. Saya HARUS sudah makan jam segini. Saya HARUS berangkat jam segini dan nggak boleh telat kelas. Jilbab saya HARUS rapi, nggak bisa ada lekukan mengganggu yang bikin nggak nyaman secara estetik. Ya, hal-hal semacam itu. Sebetulnya yang bisa dibanggakan dari menjadi perfeksionis adalah bagaimana saya pada akhirnya selalu bertekad menyelesaikan hal yang sudah dimulai. Jadi, ketika sudah ada rencana dan saya dibenturkan dengan hal lain, prioritas tetap pada rencana dan sampai selesai. (ini bragging atau pamer keburukan btw?)

Ketiga. Biarpun saya agak thok sama yang namanya aturan sendiri, saya selalu berusaha untuk jadi manusia perceiving; which is, nggak judgemental sama orang lain. I won't ever judge you unless there're so many datas to conclude about. Saya akan mencoba mendengarkandari segala perspektif, karena setiap cerita nggak hanya punya satu sudut pandang :)

Keempat. Saya caring dan tulus. Somewhat kadang dua sifat ini berlaku buat orang lain aja, as in, kadang saya lupa sama diri sendiri. Kurang ngejaga diri sendiri dan masokis juga, terlalu jahat sama diri sendiri. Mungkin naturanya sudah seperti itu, I care so much. Apalagi dengan orang-orang terdekat. Saya tulus, apapun hal yang saya lakukan gak akan pernah berbasis ketidakikhlasan. kalau ada yang awalnya ga ikhlas tapi saya kerjain, berarti udah ikhlas. Saya juga selalu positive thinking dalam menilai situasi. Selalu ada kata belum untuk menggantikan kata tidak. Selalu ada badai yang harus diterjang sebelum kita bisa lihat pelangi. :)

Labels: , , , , , ,



Posted by Taree @ 9:49 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here