Friday, October 30, 2015

#322 Biggest Accomplishment + Songs I currently madly in love with?

Mengerjakan >1 challenge dalam minggu ini alhamdulillah tidak wacana walaupun nggak tahu bakal kekejar atau nggak ketertinggalan lainnya. Btw, niat ngepost kali ini juga disponsori oleh embel-embel plus di belakang challenge, nih. I've currently been in love with several songs and I think it's not a sin to share with you, guys? Who knows we have the same taste? Who knows we can share more? Kkkkk.

But before going too far let's finish the challenge first.


Honestly I'm so confused when I read the challenge; not because I have to choose over some accomplishments BUT because I don't think I have a great accomplishment to brag about! So this is, guys, me with my lack of self-esteem. But challenge is challenge, I've been thinking hard and I think maybe this is the one:

I can speak and understand english without ANY course and special studies, and I swear this is true, truly, my biggest accomplishment because please imagine if I couldn't understand english. Everything'd be black and blur and I'm left in my own world, not understanding everything. LOL. Kalian percaya nggak sih, pada zamanku, di SD tempatku sekolah dulu, pelajaran Bahasa Inggris itu baru ada setelah saya menginjak bangku kelas 4 (atau 3? pokoknya sekitaran situ). Dan saya nggak tumbuh di lingkungan people who speak english fluently. Nggak nonton program tv kabel untuk terbiasa dengar bahasa inggris. Nggak punya teman bule, terisolasi dari internet dan segala teknologi. I was totally blind, like, "sumpah apaan nih kok gue baru diajarin ginian kelas segini!? nggak ngerti makkkk". Puncaknya, saya sempet bete setengah mati sama Bahasa Inggris karena pas kelas 5 saya pernah dapet insiden nggak ngenakin di sekolah, di mana nilai bahasa inggris saya di rapot ketuker sama temen yang absennya di bawah saya and it caused so many troubles dan salah satunya adalah penurunan peringkat dan nilai yang bikin picek mata di rapot when I actually tried, hard, not to get any low grades kalian harus tahu saya dulu jauh lebih perfeksionis dari sekarang. Saya sempet ngerasa hina banget waktu naik kelas 6 dan sampai kelas 1 SMP saya masih nggak paham Bahasa Inggris, ngerjain tugas makalah pun pakai translate manual satu kata satu kata dari kamus. I don't lie. Mungkin kalau saya baca makalah itu sekarang saya bakalan nelen sekaleng nutella saking frustrasinya.

Kemudian, saat saya menginjak kelas 8, di situlah saya bener-bener ngerasa "dipaksa" untuk paham yang namanya pelajaran ini; selain karena dapet guru yang terkenal "killer" dan sangat, sangat tenses-nazi (I adore him so much you guys have to know without him my brain'd be empty because tenses are so friggin hard to understand unless you have interest to learn, and he's gone when I was in my 2nd grade of high school. It saddens me everytime to think about it). Selain dari teori yang didapat saya dari guru saya itu, hal yang menurut saya patut saya syukuri waktu kelas 2 SMP adalah my madness towards K-POP. (HAHAHA). Kesukaan saya terhadap K-Pop memaksa saya untuk menonton dan mengerti video-video yang hanya bersubtitle bahasa inggris karena who the hell was in charge to sub in Indonesia in 2007?! Apalah saya. Kaum penyuka K-Pop minoritas kala itu. So that's why. I improved. I applied my tenses with videos I watched. I started writing in english in my 3rd grade of junior high (and it was sucks. sucks so much I deleted them hahaha), but learning has its' steps I believe I'm not me today without them all. Mungkin, di zaman sekarang, belajar bahasa inggris tuh sudah sangat mudah dan sangat difasilitasi, karena tuntutan untuk bisa bahasa inggris era ini jauh lebih kuat dibanding zaman saya dulu. Bersyukurlah, guys, kalian nggak harus kayak saya dulu even if I think this is the best experience I've ever had karena setiap kejadian di fase saya belajar ini terasa menyenangkan dan memorable. Wakakaka. What's yours, people?



And that's my #41's challenge! Sesuai judul saya mau cerita dikit soal beberapa lagu yang lagi bikin saya mabuk habis-habisan seminggu dan beberapa minggu belakangan. Beberapa ada explicit content and triggers for those who claim themselves as homophobic; so if you're one of those, leave. Let's start.





1). Troye Sivan's Blue Neighbourhood trilogy! Saya masukin video yang Fools karena overall dari tiga track yang ada (Wild, Fools, dan Talk Me Down), yang paling membuat saya jatuh sedalam-dalamnya #eak adalah Fools ini. Saya tahu Troye Sivan tahun lalu, waktu video Happy Little Pill rilis. Saya suka lagu dan videonya, tapi ketertarikan saya yang biasa aja sama Troye membuat saya nggak follow-up apa-apa sampai jeng! EP WILD keluar dan lagunya enak-enak semua. Selain karena genre-nya unik, musiknya Troye juga punya lirik yang sangat, sangat unik dan membangkitkan kita untuk mengulik makna. He's good in such young age (he's younger than me TT_TT). Honestly, kalau kalian buka video klipnya langsung (yep, tiga-tiganya punya video klip), you guys probably would get shocked because it's totally different from most music videos you can watch. Troye's a gay and there's a specific reason why his music videos contain gay scenes. I WARNED YOU DIDN'T I.





2). MØ's Kamikaze. Pertamanya ingin dengerin lagunya karena judulnya cukup atraktif (fyi, Kamikaze is Japanese and you can find any further informations here). Pas didenger ternyata lagunya catchy berat dan saya suka banget sama tipe suaranya MØ ini. Lagunya sebetulnya standar, agak nyerempet (atau memang beneran?) party song? Nggak paham, tapi yang jelas vibe-nya menyenangkan dan saya nggak bosen-bosen repeat lagunya sampai sekarang hehee.






3). Perfect by One Direction. saya yakin sih orang-orang udah pada mabok juga. Despite my regret because Zayn's not there for high notes and his manly voice, this song is an addiction. Saya nggak tahu lagi gimana caranya menolak CLBK dari Harry karena dia sangat atraktif di sini dan segala yang dia munculkan di video membuat saya lemes eaaaaak.. Seperti biasa, 1D's sweetness never fails, and the cheesy but realistic lyrics, except the fact that for me Harry takes too many parts yang lain jadi nggak menonjol :( Everything's good, after all. I don't, never, doubt their popularity. Watch.






dengan demikian berakhir pula post kali ini! doakan saya bisa mengejar 2 challenge lagi yang ketinggalan. Luv u, readers, whoever you are.

Labels: , , , , , , , ,



Posted by Taree @ 7:19 PM. 2 Comment .

2 Comments:

Blogger Fradita Wanda Sari said...

Sama Tar, aku juga dari kelas 4 diajarin bahasa Inggrisnya. Dari awal udah suka sih, tapi baru benar benar serius mau mengerti itu juga karna keterpaksaan. Dulu aku suka Liga Inggris dan nonton ESPN kan makanya belajar sedikit2. Hehe. Practice makes perfect indeed :P

Btw, samaan aku juga sukaaa banget sama lirik lirik manis khas 1D >.<

October 30, 2015 at 8:42 PM  
Blogger Tarinanda A. Putri said...

Halo Ditaaa! Ih samaan ya baru belajar tahun segituan.. aku tuh dulu SD-nya bukan SD modern sih, jadi benar-benar merakyat dan asing banget sama dunia luar, jadi agak kagok waktu pertama dikenalin bahasa asing.... but yes indeed practices make perfect! Kamu belajar dari Liga Inggris (macho banget....) meanwhile aku belajarnya dari video-video K-Pop huhu T_T

Hihihi kayaknya orang-orang emang selalu suka 1D salah satunya karena itu deh. Lagu mereka yang baru ini enak banget ya tapi aku agak kagok karena Zayn nggak ada huhu :"( *MALAH CURHAT* anyway, thanks for reading and leaving comment!

October 31, 2015 at 9:16 AM  

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here