Wednesday, May 23, 2012

#165 another rants and slight suho's (late) birthday post!



sebelum ke postingan inti, nampaknya saya harus nulis ini kemarin internet mati terus saya hampir ngamuk gak bisa ngepost soal ultah babang suho oke cukup tar sebelum mood saya berubah, dan mumpung ada gambar mendukung. HAHA.

so, happy birthday our guardian of the exo, Kim Joonmyeon a.k.a leader Suho! stay bright like always, because you light up my world like nobody else //plak//

saya gak ngerti lagi kenapa Suho bisa senyum sedalem itu sampai sekarang, dan asli, senyum itu bener2 ngaruh buat first impression kita ke seseorang. Suho, congratz, you're succeeded!

so, can we step a walk to another topic?


sebenernya, pikiran ini melintas ketika saya mandi tadi sore. sebenarnya, hari ini saya gak ngalamin apa-apa sih. cuma habis bimbel saya ikut konsultasi soal jurusan ke guru di tempat bimbel. disana saya ngerasa banget, saya tuh masih ketek banget soal strategi. saya belum tembus pg jurusan yang saya inginin karena saya kurang strategi. saya kurang fokus dan cepet males. saya juga disana banyak mikir apakah saya terlalu riskan untuk ambil pilihan dua yang batasnya pas2an dengan batas atas aman saya kalau saya nanti gak diterima di pilihan satu.

nah, disana, saya sharing sama temen-temen yang lain, yang ternyata problemanya lebih rumit daripada yang saya duga.

masalah perbedaan pendapat dengan orang tua.

serius, menurutku itu udah kritis banget dan susah untuk selesai kecuali salah satu dari dua belah pihak ngalah. ada temenku yang orang tuanya super idealis; mereka ingin anaknya bener2 sukses di jurusan yang mereka pilihin karena pendidikan mereka (orang tuanya) juga termasuk tinggi. jadi saya gak tau disini sebenernya ada faktor gengsi gak mau anak mereka pendidikannya di bawah orang tuanya atau memang murni ingin yang terbaik sama anak. asli, ini bukan suudzan, tapi rata2 pemikiran orang tua memang begitu kan?

ada juga yang orang tuanya idealis banget maksa anaknya untuk masuk fakultas kedokteran padahal anaknya ngerasa dia gak cocok dan lebih senang dengan jurusan lain. faktor di belakang ini adalah karena orang tua ingin anak pertamanya sukses; dan salahnya, sukses di mata mereka itu seimbang dengan gelar dokter.

well, bukan berarti aku tidak setuju kalau dokter itu profesi yang bener2 menjamin kesuksesan ya.

hanya saja, di zaman yang serba rumit ini, semua pekerjaan bisa aja jadi ajang unjuk gigi, dan kita bisa meraup kesuksesan di bidang mana aja, kok. menurutku pribadi sih. jadi cukup egois juga orang tua yang ingin anaknya sukses di pilihan mereka, apalagi kalau sampai maksa. soalnya, kalau kita semua memulai tanpa niat, ke belakangnya bakal lebih banyak aral yang harus kita hadapin dan kalau dari awal kita emang gak minat, gimana caranya selesai berantas masalah2 nantinya, coba?


kalau untuk versiku sendiri, sejujurnya, aku bener2 bersyukur.

bersyukur karena dilahirkan di kalangan keluarga yang sederhana, biasa aja dan pengertian.

mamaku yang cuma lulusan SMA sangat amat mengerti kalau SNMPTN itu gak segampang aku ngerjain ulangan, dapet 100 terus lulus. aku sebenernya gak ngerti mama tau yang begini darimana karena beliau sendiri juga gak kuliah. cuma aku seneng karena mama bilang, 'asal kamu udah berusaha, berdo'a, dan maksimal di semua aspek, diterima atau gak diterima, itu pasti jalannya.'

papa juga gitu, papa cuma bilang, 'jurusan mana yang kamu pilih, asal kamu ngerti konsekuensi dan bisa kamu pertanggungjawabkan nantinya, pilih aja.' itu bener2 motivasi yang gak terkikis2 sejak awal aku ngediskusiin soal snmptn ke orang tua.


dan kalian tau, punya orang tua yang `legowo` kayak gitu gak pernah bikin aku ngerasa, 'alhamdulillah, kalau begitu dimanapun aku berusaha pasti mereka merestui.'

yah, sebenarnya gak se-simple itu.

kalau dalam mindset-ku, aku ngerasa, punya orang tua yang selalu open-minded dan support anything buat aku malah bikin aku merasa kalau aku punya tanggung jawab yang besar untuk bikin mereka bangga. aku ngerasa aku jadi tambah berkewajiban sebagai anak pertama yang harus bikin mereka bangga meskipun ekspektasi mereka terhadapku gak begitu tinggi.


dan aku yakin aku bisa sukses di pilihanku karena pilihanku memang direstui sama orang tuaku dan aku yakin aku pasti bisa. aku pasti bisa.


h-20 menuju snmptn. tinggal dikit lagi, tapi perjuangan masih berlangsung.

aku pasti bisa.


night readers ^_________________^

Labels: , ,



Posted by Taree @ 9:23 PM. 0 Comment .

0 Comments:

Post a Comment




Rewind                     Home                     Fast Forward


Amigos

Arina Listyarini
Pradnya Emeralda
Zaskia Osya Denaya
Tante Inne Larasati
Shafira Anjani
Sista Tamara
Eka Wahyuni
Irham Ramadhan

Archive




Credit

Cursor by Cursor 4u. Background: x x x Powered by Blogger. Original skin by Arina and another credit from her here